Yaa, Allah
Dimana aku harus mengadukan ini semua
Ketika hatiku menjadi beku akan hidayah-Mu
Mungkinkah sinar kekuaasan-Mu, telah pudar
Aku hanya ingin mencintainya, Aku hanya ingin berbagi duka dengannya
Yaa, Allah
Kenapa Engkau biarkan aku terjebak dalam dosa
Aku ingin lari darinya, dari segalanya
Aku tidak ingin terbuai kenikmatan semu
Tetapi aku tidak kuasa menahan nafsuku, aku sadar ini salah, keluar dari agama
Kenapa Engkau biarkan aku menikmati cinta ini
Kenapa Engkau biarkan aku megikuti keinginan nafsuku
Yaa, Allah
Engkau yang memberikn cinta ini dalam hatiku
Aku hanya mengikuti isyarat-Mu, yang kau bisikkan melalui hatiku
Salah, dosa, itu kusadari, aku fahami, bahkan sangat aku sesalkan
Namun akankah Engkau menghukumku?
Tidak cinta yang kumiliki adalah cinta yang sejati, saling memahami dan memiliki, Bukankan ini semua Engkau yang berikan?
Ketika aku berbuat dosa apakah ini salahku?
Ketika aku menikmati buah cinta yang Enkau tumbuhkan apakah itu khilafku?
Mengapa Engkau biarkan semua itu terjadi?
Mengapa Engkau membiarkan saja ketika kami asyik bercumbu mesra?
Ataukah Engkau telah tertidur dalam kenyamanan?
Yaa, Allah
Harus dengan apa kutebus semua kesalan ini?
Haruskah aku meninggalkannya ?
Ataukah aku harus menambah cintaku pada-Mu, dan tetap mencintainya?
Bagaimana aku akan tau jawaban-Mu?
Sedangkan aku dalam kebingungan, dengan hakikat cinta yang sesungguhnya.
Yaa, Allah
Akankah Engkau terima segala ibadahku?
Ataukah akan Engkau campakkan aku,dalam Azab-Mu?
Berikan isyarat-Mu, padaku?
Jangan biarkan aku bercumbu rayu dengan kekasihku, tanpa ridho-Mu
Ingatkan bahwa ibadahku bukan untuk berbuat dosa pada-Mu
Sadarkan aku bahwa ibadahku bukan untuk memenuhi segala nafsuku
Yaa, Allah
Sinari diri ini dengan sinar hidayah-Mu
Berikan tempat yang layak untuk ayah-ibuku, saudara-saudaraku, dan orang-orang yang mencintai-Mu, diatas cinta dunia beserta isinya, Sampaikan salamku pada Baginda Junjungan-ku, Muhammad khatamul ambiya’
Tempatkan aku dengan para penghuni surga-Mu
Kuatkan aku untuk mencintai-Mu diatas segalanya.
Jangan biarkan aku bercumbu mesra diatas altar murka-Mu.
By: Muhammad Rajab Hasibuan
Selasa, 11 Agustus 2009
Minggu, 09 Agustus 2009
Humor Anggota DPR….
Humor Anggota DPR….
Posted by safruddin in Lain-lain. add a comment
Anggota DPR : “Mba, laptopnya salah.”
Customer Service : “Salah gimana pak?”
Anggota DPR : “Laptopnya nggak mau hidup.”
Customer Service : “Sudah tekan tombol power pak?”
Anggota DPR : “Tombol powernya sebelah mana mba?”
Anggota DPR : “Mba, saya mau konek ke internet nggak bisa, kenapa ya?”
Customer service : “Nggak bisanya kenapa?”
Anggota DPR : “Saya ketik www.playboy.com , gambarnya nggak keluar.”
Customer service : “Pesan errornya apa pak?”
Anggota DPR: “Nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik playboy.com di
addressnya, nggak muncul gambar sama sekali.”
Customer service : “Bapak koneksi internetnya pakai apa, dial up, hotspot?”
Anggota DPR : “Pakai gambar yang ada tulisan e (maksudnya internet explorer).”
Customer service : “Maksudku, bapak langganan internetnya pakai ISP apa,
lalu cara koneksi internetnya pakai dial-up atau hotspot, mungkin settingnya ada yang salah.”
Anggota DPR : “ISP itu apa sih mba?”
Customer service : “Wah ini sih 50 x 2 pak..”
Anggota DPR : “Apa tuh mba?”
Customer service: “CAPE’ DEH!!”
******
Anggota DPR : “Mba’ saya ingin daftar account di yahoo.com kok nggak bisa ya?”
Customer service : “Nggak bisa kenapa pak?”
Anggota DPR: “Ada tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor ten 8 karakter”
Customer service : “Itu maksudnya, password bapak minimal 8 huruf.”
Anggota DPR : “Oooo…oke deh.., saya coba dulu.”
Anggota DPR : “Mba password minimal delapan huruf itu delapannya pakai angka
8 atau ejaan delapan?”
Customer service : “Maksudnya?”
Anggota DPR : “Saya suda tulis di kolom password minimal 8 huruf, tapi
bingung mau tulis delapannya, pakai angka delapan atau ejaan huruf ‘delapan’.”
Customer service : “Ketik ini aja pak..C Spasi D.”
Anggota DPR : “Apa tuh?”
Customer service: “CAPE’ DEH !!!”
****
Anggota DPR: “Mba’ kalau muter film di laptop, gimana caranya ya?
CS : “Ada dvd playernya kan pak?”
Anggota DPR : “Sebelah mana tuh mba?”
CS : “Disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya nanti, piringan discnya keluar.”
Anggota DPR : “Ooooo…. yang keluar itu, piringan disc ya? Udah patah tuh kemarin.”
CS : “Kok bisa patah?”
Anggota DPR : “Saya kira tempat buat naruh gelas minuman.”
******
Anggota DPR: “Komputer saya rasanya kena virus”
CS : “Virus apa tuh pak?”
Anggota DPR : “Kurang tahu juga, setiap mau cetak ke printer, selalu ada
tulisan kennot fain printer.”
CS : “Itu mungkin salah setting pak.”
Anggota DPR : “Settingnya udah bener kok, kemarin aja bisa nyetak, tapi
sekarang nggak bisa. Saya sudah tunjukkin printernya di depan laptop, tetap
aja dia terus-terusan “searchng printer not found.” Kayanya webcamnya
rusak, nggak bisa lihat printer.”
CS : “Mendadak laper nih Pak, ingin makan tape..”
Anggota DPR : “Lho..kok begitu?”
CS : “TAPE DEH !!!!”
********
Anggota DPR : “Mba, kalau mau baca blognya si artist anu di mana ya?”
CS : “Bapak cari aja di google.”
Anggota DPR : “Tapi si artist anu nggak kerja di google kok mba, saya tahu persis.”
Capeeek deeehhh….. ……… …. !!!!
Posted by safruddin in Lain-lain. add a comment
Anggota DPR : “Mba, laptopnya salah.”
Customer Service : “Salah gimana pak?”
Anggota DPR : “Laptopnya nggak mau hidup.”
Customer Service : “Sudah tekan tombol power pak?”
Anggota DPR : “Tombol powernya sebelah mana mba?”
Anggota DPR : “Mba, saya mau konek ke internet nggak bisa, kenapa ya?”
Customer service : “Nggak bisanya kenapa?”
Anggota DPR : “Saya ketik www.playboy.com , gambarnya nggak keluar.”
Customer service : “Pesan errornya apa pak?”
Anggota DPR: “Nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik playboy.com di
addressnya, nggak muncul gambar sama sekali.”
Customer service : “Bapak koneksi internetnya pakai apa, dial up, hotspot?”
Anggota DPR : “Pakai gambar yang ada tulisan e (maksudnya internet explorer).”
Customer service : “Maksudku, bapak langganan internetnya pakai ISP apa,
lalu cara koneksi internetnya pakai dial-up atau hotspot, mungkin settingnya ada yang salah.”
Anggota DPR : “ISP itu apa sih mba?”
Customer service : “Wah ini sih 50 x 2 pak..”
Anggota DPR : “Apa tuh mba?”
Customer service: “CAPE’ DEH!!”
******
Anggota DPR : “Mba’ saya ingin daftar account di yahoo.com kok nggak bisa ya?”
Customer service : “Nggak bisa kenapa pak?”
Anggota DPR: “Ada tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor ten 8 karakter”
Customer service : “Itu maksudnya, password bapak minimal 8 huruf.”
Anggota DPR : “Oooo…oke deh.., saya coba dulu.”
Anggota DPR : “Mba password minimal delapan huruf itu delapannya pakai angka
8 atau ejaan delapan?”
Customer service : “Maksudnya?”
Anggota DPR : “Saya suda tulis di kolom password minimal 8 huruf, tapi
bingung mau tulis delapannya, pakai angka delapan atau ejaan huruf ‘delapan’.”
Customer service : “Ketik ini aja pak..C Spasi D.”
Anggota DPR : “Apa tuh?”
Customer service: “CAPE’ DEH !!!”
****
Anggota DPR: “Mba’ kalau muter film di laptop, gimana caranya ya?
CS : “Ada dvd playernya kan pak?”
Anggota DPR : “Sebelah mana tuh mba?”
CS : “Disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya nanti, piringan discnya keluar.”
Anggota DPR : “Ooooo…. yang keluar itu, piringan disc ya? Udah patah tuh kemarin.”
CS : “Kok bisa patah?”
Anggota DPR : “Saya kira tempat buat naruh gelas minuman.”
******
Anggota DPR: “Komputer saya rasanya kena virus”
CS : “Virus apa tuh pak?”
Anggota DPR : “Kurang tahu juga, setiap mau cetak ke printer, selalu ada
tulisan kennot fain printer.”
CS : “Itu mungkin salah setting pak.”
Anggota DPR : “Settingnya udah bener kok, kemarin aja bisa nyetak, tapi
sekarang nggak bisa. Saya sudah tunjukkin printernya di depan laptop, tetap
aja dia terus-terusan “searchng printer not found.” Kayanya webcamnya
rusak, nggak bisa lihat printer.”
CS : “Mendadak laper nih Pak, ingin makan tape..”
Anggota DPR : “Lho..kok begitu?”
CS : “TAPE DEH !!!!”
********
Anggota DPR : “Mba, kalau mau baca blognya si artist anu di mana ya?”
CS : “Bapak cari aja di google.”
Anggota DPR : “Tapi si artist anu nggak kerja di google kok mba, saya tahu persis.”
Capeeek deeehhh….. ……… …. !!!!
Sesuatu dikumpulkan untuk di berikan
Seberapa tinggi anda mendaki karier.
Seberapa luas anda meraih cakrawala.
Selalu ada batas yang tak bisa dilewati.
Ini bukan batas yang menghentikan langkah;
tapi batas untuk menyesuaikan makna hidup ini.
Anda pun dapat melangkah lebih ringan.
Bila selama ini anda mengumpulkan sesuatu,
maka batas itu menuntun anda
untuk merelakannya lepas dari genggaman.
Sadarilah kapan saatnya batas itu tiba.
Meski ada jutaan dahan kayu di hutan,
seekor Pipit cukup membutuhkan sebatang ranting
untuk menggayutkan sarangnya.
Keselamatan telur-telur mereka lebih berharga
dibanding seberapa banyak ranting yang bisa dikuasai.
Bagaimana anda melihat kata “cukup”?
Apakah penting bagi anda memiliki kue sebanyak-banyaknya?
Padahal anda takkan bisa menelan lebih besar dari lubang tenggorokan.
Selalu ada batas untuk hal-hal yang anda miliki.
Namun, tiada kata cukup bila anda berkenan memberi.
Karena sesuatu yang kita raih akan berguna setelah kita memberikannya
Seberapa luas anda meraih cakrawala.
Selalu ada batas yang tak bisa dilewati.
Ini bukan batas yang menghentikan langkah;
tapi batas untuk menyesuaikan makna hidup ini.
Anda pun dapat melangkah lebih ringan.
Bila selama ini anda mengumpulkan sesuatu,
maka batas itu menuntun anda
untuk merelakannya lepas dari genggaman.
Sadarilah kapan saatnya batas itu tiba.
Meski ada jutaan dahan kayu di hutan,
seekor Pipit cukup membutuhkan sebatang ranting
untuk menggayutkan sarangnya.
Keselamatan telur-telur mereka lebih berharga
dibanding seberapa banyak ranting yang bisa dikuasai.
Bagaimana anda melihat kata “cukup”?
Apakah penting bagi anda memiliki kue sebanyak-banyaknya?
Padahal anda takkan bisa menelan lebih besar dari lubang tenggorokan.
Selalu ada batas untuk hal-hal yang anda miliki.
Namun, tiada kata cukup bila anda berkenan memberi.
Karena sesuatu yang kita raih akan berguna setelah kita memberikannya
"KISAH YANG MUNGKIN NYATA"
Sedikit waktu buat renungan….
"KISAH YANG MUNGKIN NYATA" 016
Seperti biasa saya sehabis pulang kantor tiba di rumah langsung duduk bersantai sambil melepas penat. Sepertinya saya sangat enggan untuk membersihkan diri dan langsung shalat.
Sementara anak2 & istri sedang berkumpul di ruang tengah. Dalam kelelahan tadi, saya disegarkan dengan adanya angin dingin sepoi2 yang menghembus tepat di muka saya.
Selang beberapa lama seorang yang tak tampak mukanya berjubah putih dengan tongkat ditangannya tiba2 sudah berdiri di depanku..
Saya sangat kaget dengan kedatangannya yang tiba2 itu. Sebelum sempat bertanya.... .siapa dia...tiba2 saya merasa dada saya sesak... sulit untuk bernafas....
namun saya berusaha untuk tetap menghirup udara sebisanya.
Yang saya rasakan waktu itu ada sesuatu yang berjalan pelan2 dari dadaku...... terus berjalan.... . kekerongkonganku. ...sakittttttttt ........sakit. ..... rasanya. Keluar airmataku menahan rasa sakitnya,... . Oh Tuhan ! ada apa dengan diriku.....
Dalam kondisi yang masih sulit bernafas tadi, benda tadi terus memaksa untuk keluar dari tubuhku...
kkhh........ .khhhh... .. kerongkonganku berbunyi. Sakit rasanya, amat teramat sakit
Seolah tak mampu aku menahan benda tadi... Badanku gemetar... peluh keringat mengucur deras.... mataku terbelalak.. ...air mataku seolah tak berhenti.
Tangan & kakiku kejang2 sedetik setelah benda itu meninggalkan aku. Aku melihat benda tadi dibawa oleh orang misterius itu...pergi. ..berlalu begitu saja....hilang dari pandangan.
Namun setelah itu......... aku merasa aku jauh lebih Ringan, sehat, segar, cerah... tidak seperti biasanya.
Aku herann.... istri & anak2 ku yang sedari tadi ada diruang tengah, tiba2 terkejut berhamburan ke arahku.. Di situ aku melihat ada seseorang yang terbujur kaku ada tepat di bawah sofa yang kududuki tadi. Badannya dingin kulitnya membiru. siapa dia???????.. . Mengapa anak2 & istriku memeluknya ! sambil menangis... mereka menjerit...histeris ...terlebih istriku seolah tak mau melepaskan orang yang terbujur tadi...
Siapa dia......... ....????? ???
Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya dibalikkan.. .. dia.........dia. .......dia mirip dengan aku....ada apa ini Tuhan...???? ????
Aku mencoba menarik tangan istriku tapi tak mampu..... Aku mencoba merangkul anak2 ku tapi tak bisa. Aku coba jelaskan kalau itu bukan aku.
Aku coba jelaskan kalau aku ada di sini.. Aku mulai berteriak... ..tapi mereka seolah tak mendengarkan aku seolah mereka tak melihatku...
Dan mereka terus-menerus menangis.... aku sadar..aku sadar bahwa orang misterius tadi telah membawa rohku Aku telah mati...aku telah mati.
Aku telah meninggalkan mereka ..tak kuasa aku menangis.... berteriak. .....
Aku tak kuat melihat mereka menangisi mayatku. Aku sangat sedih.. selama hidupku belum banyak yang kulakukan untuk membahagiakan mereka. Belum banyak yang bisa kulakukan ! untuk membimbing mereka.
Tapi waktuku telah habis....... masaku telah terlewati... . aku sudah tutup usia pada saat aku
terduduk di sofa setelah lelah seharian bekerja.
Sungguh bila aku tahu aku akan mati, aku akan membagi waktu kapan harus bekerja, beribadah, untuk keluarga dll.
Aku menyesal aku terlambat menyadarinya. Aku mati dalam keadaan belum ibadah.
Ohh Tuhan, JIKA kau ijinkan keadaanku masih hidup dan masih bisa membaca E-mail ini sungguh aku amat sangat bahagia.
Karena aku MASIH mempunyai waktu untuk bersimpuh, mengakui segala dosa & berbuat kebaikan sehingga bila maut menjemputku kelak aku telah berada pada keadaan yang lebih siap.
"KISAH YANG MUNGKIN NYATA" 016
Seperti biasa saya sehabis pulang kantor tiba di rumah langsung duduk bersantai sambil melepas penat. Sepertinya saya sangat enggan untuk membersihkan diri dan langsung shalat.
Sementara anak2 & istri sedang berkumpul di ruang tengah. Dalam kelelahan tadi, saya disegarkan dengan adanya angin dingin sepoi2 yang menghembus tepat di muka saya.
Selang beberapa lama seorang yang tak tampak mukanya berjubah putih dengan tongkat ditangannya tiba2 sudah berdiri di depanku..
Saya sangat kaget dengan kedatangannya yang tiba2 itu. Sebelum sempat bertanya.... .siapa dia...tiba2 saya merasa dada saya sesak... sulit untuk bernafas....
namun saya berusaha untuk tetap menghirup udara sebisanya.
Yang saya rasakan waktu itu ada sesuatu yang berjalan pelan2 dari dadaku...... terus berjalan.... . kekerongkonganku. ...sakittttttttt ........sakit. ..... rasanya. Keluar airmataku menahan rasa sakitnya,... . Oh Tuhan ! ada apa dengan diriku.....
Dalam kondisi yang masih sulit bernafas tadi, benda tadi terus memaksa untuk keluar dari tubuhku...
kkhh........ .khhhh... .. kerongkonganku berbunyi. Sakit rasanya, amat teramat sakit
Seolah tak mampu aku menahan benda tadi... Badanku gemetar... peluh keringat mengucur deras.... mataku terbelalak.. ...air mataku seolah tak berhenti.
Tangan & kakiku kejang2 sedetik setelah benda itu meninggalkan aku. Aku melihat benda tadi dibawa oleh orang misterius itu...pergi. ..berlalu begitu saja....hilang dari pandangan.
Namun setelah itu......... aku merasa aku jauh lebih Ringan, sehat, segar, cerah... tidak seperti biasanya.
Aku herann.... istri & anak2 ku yang sedari tadi ada diruang tengah, tiba2 terkejut berhamburan ke arahku.. Di situ aku melihat ada seseorang yang terbujur kaku ada tepat di bawah sofa yang kududuki tadi. Badannya dingin kulitnya membiru. siapa dia???????.. . Mengapa anak2 & istriku memeluknya ! sambil menangis... mereka menjerit...histeris ...terlebih istriku seolah tak mau melepaskan orang yang terbujur tadi...
Siapa dia......... ....????? ???
Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya dibalikkan.. .. dia.........dia. .......dia mirip dengan aku....ada apa ini Tuhan...???? ????
Aku mencoba menarik tangan istriku tapi tak mampu..... Aku mencoba merangkul anak2 ku tapi tak bisa. Aku coba jelaskan kalau itu bukan aku.
Aku coba jelaskan kalau aku ada di sini.. Aku mulai berteriak... ..tapi mereka seolah tak mendengarkan aku seolah mereka tak melihatku...
Dan mereka terus-menerus menangis.... aku sadar..aku sadar bahwa orang misterius tadi telah membawa rohku Aku telah mati...aku telah mati.
Aku telah meninggalkan mereka ..tak kuasa aku menangis.... berteriak. .....
Aku tak kuat melihat mereka menangisi mayatku. Aku sangat sedih.. selama hidupku belum banyak yang kulakukan untuk membahagiakan mereka. Belum banyak yang bisa kulakukan ! untuk membimbing mereka.
Tapi waktuku telah habis....... masaku telah terlewati... . aku sudah tutup usia pada saat aku
terduduk di sofa setelah lelah seharian bekerja.
Sungguh bila aku tahu aku akan mati, aku akan membagi waktu kapan harus bekerja, beribadah, untuk keluarga dll.
Aku menyesal aku terlambat menyadarinya. Aku mati dalam keadaan belum ibadah.
Ohh Tuhan, JIKA kau ijinkan keadaanku masih hidup dan masih bisa membaca E-mail ini sungguh aku amat sangat bahagia.
Karena aku MASIH mempunyai waktu untuk bersimpuh, mengakui segala dosa & berbuat kebaikan sehingga bila maut menjemputku kelak aku telah berada pada keadaan yang lebih siap.
Langganan:
Postingan (Atom)



